π― Materi Abundance Race 16π―
π§π»♂️ BAHASA SEMESTA ITU BERNAMA RASAπ§π»♀️
Anda Melempar, Anda memancarkan, Semesta Merespon
Anda pengeluh yang konsisten… maka semesta akan membuat setiap hari anda berisi kejadian yang akan anda keluhkan… karena semesta patuh pada perintah rasa ‘keluh’ anda.
Anda Pelit dan Serakah.... maka semesta akan membuat skenario yang mendukung anda untuk bertambah pelit dan serakah dengan membuat banyak kejadian yang memerlukan banyak uang anda keluar tanpa diduga sebelumnya.
Semesta sangatlah cerdas dalam menyimpulkan apa yang kita rasakan.
Pengeluh dan kedekut plus serakah hanyalah istilah.... ia aslinya bernama "Rasa Kekurangan", dan semesta dengan patuhnya memberikan "Rasa kekurangan" itu pada pemiliknya, meskipun para pemiliknya justru tidak mengakui bahwa dia seperti itu..π€
Semesta itu tidak pilih kasih, karena ia diprogram untuk itu. Bahkan ia maha "pengasih" apapun yang diminta oleh tuanya yang bernama manusia ia "kasih" kan ππ
Hanya saja....
Sepertinya semesta punya bahasa yang beda dalam memahami apa yang kita pinta.
Semesta lebih percaya pada "rasa" kita daripada "ucapan" atau bahasa kita. Itu karena ia mahfum manusia memang suka berdusta dimulutnya namun tidak dengan rasanya he he iya nggak sih...π
Jadi... hati-hati...., karena :
1️⃣ Rasa melampaui bahasa, melampaui keyakinan, melampaui agama, melampaui suku dan ras, melampaui wilayah geografis, bahkan rasa melampaui planet bumi kita.
2️⃣ Rasa adalah bahasa yang dipahami oleh semesta yang universal yang melepaskan diri dari kungkungan bahasa mahluk tertentu.
Dan yang paling penting dan berbahaya adalah :
Rasamu adalah perintah bagi semesta untuk mematuhimu. Kondisimu saat ini hanyalah gambaran perintahmu yang dilaksanakan dengan patuh oleh mekanisme semesta padamu.
Saya teringat........., Seorang teman mengeluhkan kondisi keuangan keluarganya yang selalu merasa kurang, padahal pendapatanya jauh lebih besar dari teman-temanya. Sepertinya berapapun pendapatanya selalu kurang dan habis untuk memenuhi keperluan yang telah menghadang didepan mata.
Banyak hal yang sepertinya disiapkan semesta untuk menghabiskan uangnya....yang anaknya sakitlah, yang laptopnya rusaklah, yang motornya harus masuk bengkel lah.... dsb..π
Seorang teman lain yang pendapatanya barangkali tidak sebanyak teman yang saya ceritakan diatas... namun justru tampak tidak pernah mengeluhkan kondisi keuanganya. Ia merasa cukup dan sepertinya semesta mencukupkan dengan menghalangi berbagai kesulitan dan menghadirkan banyak kemudahan dan kebetulan dalam hidupnya.
Saat menuliskan ini ....saya tersenyum sendiri...karena saya pernah mengalami kedua-duanya ππ
Jadi sekarang ngerti kan ya.... mengapa kita diminta husnudzon alias bersangka baik....
Tuhan begitu sayang pada kita.... sampai hal sedetil itu diberitahukan pada kita.....ππ
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️

No comments:
Post a Comment