•┈┈••┈┈•••○○❁πΏ❁○○•••┈┈••┈┈•
✋ BAPERAN SALAH SATU SUMBER PENYEBAB KERUWETAN HIDUP! ✋
ARTIKEL #4: (Part-1)
By : Hermawan GS
Tanya:
Assalamualaikum wrwb
Pak Guru, kenapa saya resah ya, melihat teman² ada yg keluar Grup. Adakah solusi utk kami agar tdk mudah BAPER, dan pergi tanpa pamit ?
Karena Kelas Online ini sungguh sangat luar biasa efeknya. Saya merasa dibangunkan dari mimpi tdr panjang, utk segera bangun & mewujudkan mimpi² saya. Please ...ππ»ππ»ππ»
Jawab:
Peserta kelas Online yang pergi(left grup) tanpa pamit, yg baper gara²,
- Merasa marah dirinya tidak dihargai
- Merasa pertanyaannya di remehkan
- Merasa ide/komentarnya tidak di tanggapi
- Merasa tersinggung sebab japrinya tdk langsung dibalas
- Merasa sebal sebab keinginan & kemauannya tidak di penuhi
- Merasa kesal seolah-olah kelas Online ini mempersulit dirinya utk bisa membuka video² pembelajaran
- Dan sebab-sebab lainnya, yg merasa dirinya menjadi korban dari segala sesuatu yg hadir dlm hidupnya..
Padahal apa yg dianggap menjadi masalah bagi dirinya, sesungguhnya bukanlah menjadi sebab/ menjadi masalah bagi peserta lainnya..
Padahal jika ia mau bersabar mengikuti panduan, dan yang diberikan hal itu tidaklah terlalu sulit dan menyusahkan..
Tapi itulah manusia.
Kita semua tidak bisa berharap bahwa semua manusia itu benar, baik, bersih, jernih, dan tinggi level kesadarannya..
Sebab dimuka bumi ini sampai kiamat akan selalu ada Dualitas/Polaritas atau berlaku hukum : The Law of Duality
Ok, untuk pembelajaran, saya akan sharing sedikit mengenai hal ini.
Suatu ketika, usai saya mengisi seminar disebuah kampus, sorenya saya menangani klien terapi seorang suami yang datang dengan keluhan stres dan depresi sebab ia merasa istrinya tidak mencintai dan mempedulikan dirinya..
Laki-laki ini menceritakan perihal perselisihan yg sering terjadi antara ia dan istrinya, yg sering berujung pd keinginan utk memutuskan bercerai, padahal pernikahan sudah berjalan selama 20 tahun lamanya..
Lalu saya tanya,
π΄ "Apakah anda mencintai istri anda?"
π¨ "Saya masih sangat mencintainya pak, tapi saya lihat istri saya sepertinya sudah tdk mencintai saya, ia sudah tdk peduli lagi dg saya.." jawabnya.
π΄ "Darimana anda tahu, bahwa istri anda sudah tidak mencintai anda lagi?" Tanya saya lagi.
π¨ "Ya dari sikapnya pak, dulu kalau kami lagi berantem, saya memilih utk pergi keluar rumah, sampai berhari-hari saya sengaja ga mau pulang, kalau ga menginap dirumah teman, saya menginap di hotel untuk menenangkan diri.."
"Biasanya 3-4 hari berikutnya, istri saya menghubungi saya, meminta maaf, dan memohon kepada saya untuk kembali pulang kerumah.."
"Dan akhir-akhir ini, jika saya pergi keluar rumah, meski berhari-hari saya ga pulang, ga kasih kabar, istri saya sama sekali tidak pernah berusaha menghubungi saya.."
"Saya merasa istri saya sudah tdk membutuhkan saya lagi, padahal saya masih sangat mencintainya, saya berharap ia mencari saya, atau menelpon saya, tapi sekarang ia tidak peduli lagi kepada saya, meski saya 2 minggu lebih tidak pulang, ia tidak mengkwatirkan keadaan saya.."
π΄ Lalu saya tanya lagi,
"Itu yang membuat anda menyimpulkan bahwa istri anda sudah tidak mencintai anda lagi?"
π¨ "Iya pak.."
"Saya bingung pak, saya semakin stres jika hal ini terus berulang-ulang terjadi..dan yg membuat saya semakin stres adalah saat saya mengancam akan menceraikannya, ia bilang dengan santainya, terserah ayah saja..aku juga sudah capek..jawab istri saya.."
π΄ "Lalu sekarang, apa yang sebenarnya bapak inginkan dari saya?" Tanya saya lagi.
π¨ "Saya ingin mempertahankan rumah tangga saya pak, saya ingin istri saya bisa kembali seperti dulu, kembali peduli dan mencintai saya..saya dengar bapak bisa membantu mengembalikan keharmonisan rumah tangga.."
"Saya datang kesini juga atas anjuran istri saya, yg mengatakan bahwa saya butuh diterapi, meski sebenarnya saya ga butuh diterapi, menurut saya istri saya yang butuh diterapi.."
"Tapi karena ia mengancam saya, kalau saya tdk mau diterapi oleh bapak, istri saya tdk mau menerima saya lagi..makanya saya kesini.."
π΄ "Berarti bapak datang kepada saya bukan atas kemauan sendiri dong?"
π¨ "Ga juga sih pak, saya kesini juga karena saya butuh di terapi pikiran saya, sebab saya mulai susah tidur gara-gara masalah ini..saya pingin bisa tidur nyenyak kembali pak.."
Singkat cerita, akhirnya dengan beberapa teknik hipnoterapi saya bantu bapak ini untuk mendapatkan rasa percaya diri lagi, rasa berharga, rasa dibutuhkan, berdamai dengan dirinya sendiri..
Dan terutama yang paling penting adalah EGO MONSTER nya.
-Ego yang suka ngambekan
-Ego yang mudah baperan
-Ego yang haus perhatian
-Ego yang senang memposisikan diri menjadi korban
-Ego yang suka dikasihani
-Ego yang ingin dianggap penting
-Ego yang suka kabur pergi dari rumah berhari-hari
π Ego baperan ini bisa saya tenggelamkan dan saya minta dominasinya digantikan dengan EGO BIJAKSANA,
-Ego yang dewasa dalam bersikap
-Ego yang jernih dalam berpikir
-Ego yang bijak dalam bertindak
-Ego yang memiliki kesadaran tinggi
Saat Ego Bijaksana ini saya minta hadir ke permukaan, suara bapak ini berubah lebih berkharisma dan berwibawa..
Beda banget saat saya bicara dengan Ego Monster, suaranya lebih terasa ngotot, mau menang sendiri, dan ingin memaksakan kehendak..
Padahal jika bapak ini tahu, sesungguhnya apa yang dialaminya adalah atas saran saya kepada istrinya..
Jadi sebelum bapak ini datang kepada saya, saya sudah bertemu dengan istrinya, yang mengeluhkan kelakuan suaminya..
Ibu ini menceritakan kebiasaan suaminya yang kalau marah, langsung pergi keluar rumah dan kadang sampai berhari-hari suaminya ga pulang kerumah, sampai ia memohon kepada suaminya agar pulang kerumah..
Lalu saya sarankan begini,
"Ibu..jika ibu lakukan hal itu terus menerus, maka sebenarnya ibu sendiri yang membuat Ego Monster(Ego baperan) ini semakin membesar, menguat, dan mendominasi suami ibu.."
"Mulai sekarang, jika suami ibu ngambek(baper) dan pergi keluar rumah lagi, jangan pernah sekalipun ibu hubungi atau ibu cari-cari..biarkan saja, sampai nanti ia pulang sendiri.."
"Ini seperti jika anak ibu yang kecil lagi ngambek, nangis teriak-teriak, marah-marah, lalu guling-guling kelantai minta mainan, dan saat ibu penuhi keinginannya, maka Ego Monster(Ego baperan) ini akan semakin membesar, menguat, dan semakin dominan menguasai anak tersebut.."
"Saat ibu penuhi keinginannya agar ia berhenti menangis, maka si anak akan menggunakan cara yang sama untuk menekan dan memaksa ibu dengan cara nangis-nangis, teriak-teriak, guling-guling kelantai.."
"Jika ibu penuhi permintaannya, itu seperti ibu sedang memelihara dan memberi makan Ego Monster ini.."
To Be Continue..Part-2
Let’s Transform!
π
HGS