Monday, December 14, 2020

Artikel 03

 •┈┈••┈┈•••○○❁🌿❁○○•••┈┈••┈┈•

MENGAPA BANYAK KULI SEUMUR HIDUP MENJADI KULI? (Part-3)


Sepertinya tulisan dg judul diatas cocok utk dijadikan judul buku saya yg berikutnya, sebab jika saya mau ceritakan mengenai pengalaman saya saat masih menjadi kuli bisa sangat panjang sekali..😊

Apalagi jika saya menulisnya dimulai saat saya dulu masih menjadi pembantu rumah tangga selama 3 tahun di rumah orang, lalu lulus sekolah menjadi anak jalanan, pedagang asongan, kuli bangunan, dan seterusnya..

Hhmm..

Bisa berjilid-jilid episodenya..😅

Dulu ketika saya menjadi pembantu rumah tangga, dari awal niat saya hanya ingin melanjutkan sekolah saya, yg penting saya bisa lulus sekolah, entah saya mau dibayar berapa itu bukan menjadi tujuan saya..😊

Seingat saya, biaya sekolah waktu saya masuk STM Negeri 1 Surabaya sekitar 5 ribu/bulan, kalau utk ukuran sekarang dg kurs dollar yg saat ini 14 ribuan, mungkin kurang lebih biaya sekolah saya sekitar 350 ribuan/ bulan, jika dulu kurs 1 dollar masih 2000 an..😅

Jadi masih tetap terhitung sangat murah sekali saya dibayar, sebab PRT dirumah saya saat ini saja saya gaji 2,5 juta/bulan.. 😅

Apalagi waktu itu saya bukan hanya bertugas membereskan segala keperluan rumah tangga, nyapu, ngepel lantai, nyuci piring, nyuci baju, seterika baju, mandiin anak² yg masih kecil², masak nasi, ngerebus air, dan lain -lain, tapi saya juga harus bangun pagi² sekali utk mempersiapkan keperluan dagang majikan saya..

Saya sangat bersyukur sekali dulu punya majikan yg luar biasa pekerja keras, ulet, tekun, dan gigih sekali dlm mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarganya..😊

Majikan saya ini bukanlah orang yg berpendidikan tinggi, bahkan sekolah SD saja ga lulus, dg latar belakang hidup yg sangat keras, sebab sebelum ia memutuskan utk menikah, ia adalah seorang preman yg sangat disegani di kota surabaya, sudah kenyang keluar masuk penjara😅, sudah pernah membunuh orang, dg tatto yg memenuhi sekujur badan, dari ujung kaki hingga ujung kepala..😅

Majikan saya ini kabur dari surabaya & bersembunyi di sebuah kampung kecil dipelosok desa, hanya untuk menghindari ancaman PETRUS(Penembak Misterius) yg waktu jaman presiden Soeharto sempat menjadi momok yag menakutkan para penjahat & preman di indonesia..😂

Lalu ia memutuskan menikah dg seorang gadis yg bekerja sebagai buruh pabrik, & bertekad utk memulai hidup baru menjadi orang baik, dg kebiasaannya mengenakan baju lengan panjang utk menutupi tattonya..😊

Saya belajar banyak dari majikan saya ini soal bagaimana membangun bisnis, ya ia adalah Guru Besar Bisnis, sekaligus Guru Kehidupan saya..

Ia mendemonstrasikan secara langsung kepada saya, bagaimana cara mengubah dan men"transformasi" hidup, dari seorang yang sebelumnya menjadi sampah masyarakat berubah menjadi seorang yang bermartabat dan terhormat

Jika saat ini ia memiliki kehidupan yg berlimpah banyak materi/uang, menurut saya itu sangat wajar sekali..😊

Sebab ketika beberapa tahun yg lalu saya mampir kerumahnya, ia sekarang sudah menjadi juragan kos-kosan dan rumah kontrakan, dan bisnis burung kicaunya tetap berjalan sampai dg sekarang..

Saat ini yg menjadi kesibukannya ya jual beli burung kicau dan momong cucu di rumah..😂

3 orang anaknya yg dulu masih kecil² sudah menikah semua, dan sudah memiliki anak, dan yg membuat saya takjub adalah, ketiga anak gadisnya semuanya dinikahi oleh TNI dan Polisi, padahal ia sendiri adalah mantan preman buronan negara..hehehe..😂😂

Itulah hidup, kadang tdk bisa ditebak, akhir cerita dari kehidupan seseorang..😂😂


Ok, kembali ke laptop..

Dulu, saya sudah belajar dan praktek langsung bagaimana mengelola waktu dengan efektif dan efisien selama 3 tahun ketika menjadi PRT..

Saya harus bisa mengatur waktu, disamping saya harus tuntas dengan nilai baik disekolah, saya juga harus sukses merapikan/membereskan urusan rumah, tapi saya juga harus bisa mempersiapkan segala keperluan dagang majikan saya..😊

Sebab, majikan saya jika pagi sampai sore, ia jualan makanan dan minuman di depan pabrik, lalu malamnya usai sholat maghrib, saya juga harus menyiapkan gerobak dorong utk jualan jamu seduh keliling hingga tengah malam baru balik pulang..

YA😊, setelah urusan rumah beres, sepulang sekolah saya harus berangkat ke warungnya utk membantu jualan nasi melayani para pekerja pabrik, dari menyiapkan gerobak jualan nasi, hingga mendorongnya sampai ke lokasi pabrik, dan ketika pulangnyapun saya juga yg bertugas mendorong gerobaknya sampai dirumah..😊

Dan itu saya lakukan tanpa henti setiap hari, dengan jarak tempuh kurang lebih 1,5 Km😊

Termasuk ketika jualan jamu seduh, saya juga yg kebagian tugas mendorong gerobak jamunya keliling dari kampung ke kampung😊, dg iringan musik dangdut, sambil majikan saya berjalan di belakang..😅

Hhmm..

Sudah kebayang kan, betapa sibuknya saya sebagai PRT? 😅

Anda pasti berpikir, kan pasti ada masa liburnya dong?

Hehehe..majikan saya ini benar² pebisnis tulen, sepertinya ia tdk mau menyia-nyiakan waktu sedikitpun berlalu tanpa menghasilkan uang.. 😊

Ya, setiap hari sabtu-minggu dari pagi sampai sore, ia jualan burung kicau di depan rumahnya, & saya kebagian merawat/membersihkan kandang² burung, makanan & minuman burung..

Nah, yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini adalah,

"Apakah anda siap membayar mahal harga kesuksesan, dengan menukarkan waktu, tenaga, keringat anda?"

"Apakah anda sanggup melakukan banyak hal tapi disisi lain, anda tdk dibayar/dibayar murah?"

Ya, meski saya kehilangan waktu masa remaja, tapi saya mendapatkan gantinya yakni, banyak pelajaran bisnis, dan pelajaran kehidupan yg sangat luar biasa sebagai bekal saya dimasa depan..

Dari sanalah saya belajar, bagaimana melayani sesama tanpa pamrih uang, mengabdi dengan tulus tanpa syarat, dengan mendedikasikan hidup saya dengan memberikan manfaat keberadaan saya bagi kehidupan..

Bagi saya, saya justru sangat bersyukur pernah menjalani sebuah episode kehidupan yg tidak semua orang pernah mengalaminya..😊🙏

Saya bersyukur sebab keberadaan saya sudah bisa memberikan manfaat dan keuntungan bagi orang lain..

Bukannya sudah banyak terbukti orang² hebat dan besar adalah orang² yg bisa memberikan byk manfaat dan keuntungan bagi kehidupan?

Dengan memberikan kontribusi positif yg sebanyak-banyaknya bukan saja kepada sesama manusia, tapi juga alam semesta raya..

Mungkin bagi orang lain, majikan saya terlalu mengeksploitasi ketidakberdayaan (kemiskinan) saya, tapi bagi saya masalah orang lain hanya ingin memanfaatkan dan mengambil keuntungan dari saya, baik secara tenaga, pikiran, itu adalah urusan mereka, bukan menjadi urusan saya.. 

Tugas saya adalah sebisa mungkin terus memberikan yang terbaik dari diri saya, mengeluarkan seluruh potensi dan kompetensi, yg saya miliki untuk sesama..

Sampai dengan saat ini, bagi saya, tenaga, pikiran, dan Ilmu yang saya miliki ga akan habis hanya sebab saya bagi-bagikan..

Justru saya berterima kasih kepada orang² yg telah memanfaatkan saya, karena dengan begitu keberadaan dan kebermaknaan diri saya memberikan banyak manfaat dan keuntungan bagi orang lain..

Apalagi jika orang tersebut kehidupannya berubah menjadi lebih baik..hhmm..bukankah ini adalah amal jariyah yang dijanjikan oleh Tuhan yang ganjarannya (pahala) tidak akan pernah putus?

Sahabat..

"Jika anda memahami, bahwa semua yang ada didalam diri anda, apa yang anda miliki, bukanlah milik anda, tapi milik-Nya..titipan-Nya..maka anda tidak akan pernah merasa rugi dan takut dimanfaatkan orang.."

Bukankah sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sebanyak-banyak manusia lainnya?

Itulah kenapa dari dulu saya selalu membiasakan untuk menawarkan diri kepada orang-orang yang mengenal saya dengan mengatakan secara tulus,

"Silahkan manfaatkan saya.."

"Apa yang bisa anda manfaatkan dari saya.?"

"Jika saya bisa memberikan keuntungan kepada anda, saya senang sekali.."

"Membuat anda beruntung itu adalah hobby saya, apa yang harus saya lakukan agar anda beruntung?"

Jadi kalau sampai dengan saat ini anda masih menjadi kuli(karyawan), jangan-jangan selama ini yang ada dalam pikiran anda ketika berhubungan dengan orang lain hanyalah ingin mendapatkan/mengambil keuntungan, dan bukan berpikir bagaimana bisa memberikan keuntungan bagi banyak orang..

Padahal menjadi pribadi beruntung itu sangat mudah sekali, cukup hanya dengan membiasakan membantu, memudahkan, meringankan, menolong, dan menguntungkan hidup orang lain..

Let's Transform!

🙏

HGS

No comments:

Post a Comment

Abundance Race Day 29

 🏯 Materi Abundance Race 29🏯 🧘🏻‍♂️ RELATIVITAS WAKTU , KETENANGAN JIWA dan REZEKI 🧘🏻‍♀️ Pernah tidak mengalami, saat kita sedang dalam...