Monday, December 14, 2020

Artikel 02

 •┈┈••┈┈•••○○❁🌿❁○○•••┈┈••┈┈•

MENGAPA BANYAK KULI SEUMUR HIDUP MENJADI KULI? (Part 2)

Mengapa tulisan ini saya lanjutkan lagi?

Sebab saya melihat banyak kuli(karyawan) yg hidupnya masih bermental kuli..😊

Bagi banyak orang, terutama yg masih bermental kuli(tangan dibawah), mentraktir makan orang lain(tangan diatas) adalah sebuah hal yg harus dihindari 😅, sebab utk makan diri sendiri saja masih susah/sering kekurangan..😅

Tapi bagi saya, setiap minggu setelah menerima upah, justru saya rayakan kemenangan saya dg mentraktir makan orang2 yg makan di warteg bersama saya, seringkali bahkan mereka yg saya traktir makan tdk mengenal saya.. 😊

Entah mengapa dari dulu mental saya selalu inginnya tangan diatas(memberi/berbagi) kepada banyak orang..

Ada perasaan yg tak terkatakan, ketika saya keluar dari warteg, meskipun kadang saya cuma mentraktir 2-3 orang..😊

Jaman saya belum ketemu dg istri saya(masih bujangan)😅, ketika saya pulang dari kontrakan istri saya ditangerang, saya melewati sebuah perempatan lampu merah dimana banyak tukang becak pada nongkrong/tiduran menunggu penumpang..

Lalu terbesit ide dalam benak saya,

Hhmm.. kalau saya belikan kaos kaki buat mereka agar telapak kaki mereka ga kedinginan ditengah malam ketika mereka tiduran menunggu penumpang betapa bahagianya😅?

Lalu ga menunggu waktu lama, ide saya langsung saya eksekusi, saya beli kaos kaki yg tebal, waktu itu harganya 10 ribu dapat 3 pasang, dan saya beli 15 pasang..😅

Malamnya sengaja saya keperempatan tersebut utk berbagi kaos kaki, beberapa dari mereka ada tatapan agak aneh, mungkin dalam benak mereka, terpikir,

"Anak muda ini baru dapat undian kayaknya?.." hahaha..😂

Lalu diam² saya melihat mereka dari kejauhan, saat menyaksikan mereka tiduran sambil mengenakan kaos kaki pemberian saya, seketika dada saya berdesir..ada sebuah "rasa" yg tak bisa diceritakan😊 ..

Waktu itu juga tiba² ada suara dlm benak saya,

"Kenapa ga engkau belikan sarung saja sekalian? biar tidur mereka lebih nyaman?"

Dan alhamdulillah, entah bagaimana saya selalu dapat kerjaan tambahan/lemburan, sehingga ga butuh waktu lama, saya bisa membeli 15 sarung utk mereka..

Seperti ketika saya menyaksikan mereka mengenakan kaos kaki pemberian saya, melihat mereka tiduran sambil mengenakan kaos kaki dan sarung pembelian saya, "rasa" yg tak bisa terungkapkan dg kata itu muncul lagi mengguyuri tubuh saya..😂

😂 Dan akhirnya kebiasaan memberi/berbagi seperti menjadi sebuah karakter yag melekat dalam diri saya..

Alhamdulillah, saya dipertemukan dg seorang gadis yg "satu frekwensi" dg saya, kalau tdk pasti sering berantem sebab kebiasaan saya ini..😂

Seperti ketika kami masih ngontrak dipetakan(baru menikah sekitar 4 bulan) di daerah balaraja tangerang..

Waktu itu saya pulang ke kontrakan dg kegembiraan yg meluap, sebab oleh seseorang yg saya benerin pompa sanyonya yg rusak, saya dibayar 100 ribu dari yg semestinya saya terima 50 ribu..

Sampai dirumah langsung saya katakan kepada istri saya,

"Dik tadi aku di bayar 100 ribu dari betulin pompa air, padahal semestinya bayaran aku kan 50 ribu? Yuk kita keluar kontrakan, kita cari orang yg bisa kita kasih uang kejutan?"

Dan istri saya langsung menyetujui ide saya, padahal waktu itu kami berdua juga masih banyak kekurangan uang, sebab pingin punya televisi sendiri saja seperti mimpi rasanya(waktu itu istri kalau nonton tv numpang nonton ditetangga sebelah kontrakan)..

Bisa jadi, bagi wanita lain, uang 50 ribu tahun 1994 besar sekali nilainya, dan mungkin saja jika saya menjadi suaminya akan kena semprot begini,😂😂

"Mas itu gimana sih, dapat rejeki lebih bukannya ditabung, bukannya dikasih ke istri, kok malah mau dikasih ke orang lain?"

"Memangnya kita sudah kelebihan duit apa? buat kebutuhan sendiri aja masih kekurangan kok sok bagi-bagi duit?"

"Daripada di kasih orang mending ditabung, kalau sudah banyak tabungannya kan nanti bisa buat beli tv, biar kita bisa nonton tv di kontrakan sendiri.."

😂😂😂

Tapi alhamdulillah, istri saya dari awal menikah selalu nurut, taat, patuh, dan percaya kepada saya 100% tanpa syarat..jadi ga pernah berantem soal-soal yang beginian..😂👍

Termasuk ketika satu bulan sebelum menikah ia saya suruh keluar kerja, esok harinya ia langsung keluar kerja tanpa banyak tanya apalagi protes, padahal ia sudah menjadi karyawan tetap di perusahaan jepang, dg posisi yg lumayan dg gaji yg berkali-kali lipat jauh lebih besar dari upah saya sebagai kuli proyek..😊

Istri saya sangat percaya kepada saya, ketika saya berjanji akan membuat hidupnya bahagia bersama saya, istri saya juga ga pernah protes dg kebiasaan saya yg ga umum ini(ga punya banyak duit tapi seneng banget bagi-bagi duit).. 😆

Lalu, sampai di pinggir jalan raya, kami cari tukang becak yg masih pd nongkrong dipinggir jalan(waktu itu seingat saya sekitar pukul 11 malam)..

Kami samperin seorang yg sudah kelihatan tua, dari penampakannya usianya sekitar 60 tahunan, sebab rambutnya sudah putih semua..

Bapak tua tersebut minta 5 ribu utk mengantarkan kami pp dari kampung pasir jaha ke pasar balaraja utk membeli buah jeruk, dan langsung kami naik keatas becak tanpa menawar..

Sampai di pasir jaha, bapak tua tersebut langsung saya sodori uang 50 ribu, 

"Mas bisa kasih uang pas saja, saya ga ada kembalian.." kata bapak tua tersebut.

"Ga usah pak, kembaliannya untuk bapak saja, alhamdulillah hari ini saya dapat rejeki besar.." jawab saya sambil meyakinkan bapak tua tersebut yang terlihat terkejut..

Dan bapak tua tersebut langsung mengucap takbir, sambil mendo'akan kami, dan saya langsung mengajak istri untuk meng-amin-kan do'a bapak tua tersebut tepat di hadapannya..😊


Hhmm..

Pulang dari memberikan hadiah kejutan malam itu, kami berdua balik ke kontrakan jalan kaki ditengah malam dengan perasaan bahagia yg luar biasa nikmat sambil bergandengan tangan..😊

Pernah juga ada sebuah momen, dimana tetangga kontrakan 2 orang cewek yang kebetulan kena PHK, kami tawarkan tidur dlm kontrakan kami sambil menunggu mendapatkan pekerjaan kembali, sebab waktu itu mereka berdua mau balik kampung..

Dan akhirnya kontrakan petakan tersebut menjadi semakin sesak sebab ruang depan dijadikan tempat tidur bagi mereka..alhamdulillah dlm waktu yg tdk terlalu lama sekitar 2 bulan kemudian mereka mendapatkan panggilan kerja dari perusahaan..😊

 2 orang cewek ini bahkan jodohnya pun kami berdua yg menjodohkan(entah sudah berapa banyak yang sudah kami jodohkan).😂

YA, menjadi Mak Comblang adalah salah satu profesi awal kami berdua..hahaha..😂😂

Waktu mereka masih satu kontrakan dg kami, saya katakan kepada mereka berdua,

"Do'ain ya, agar saya bisa membangun rumah sendiri yang besar, nanti kamu berdua bisa ikut tinggal bersama kami, ga perlu ngontrak lagi.."

Dan entah gimana ceritanya dalam waktu singkat saya mampu membeli sebidang tanah 200 meter, dan saya bangun semua tanah tersebut dalam jangka waktu 1 tahun, dengan konsep ruang tamu, 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, dapur bersama, dan ruang tengah yg besar untuk menampung tidur banyak orang..😊

Akhirnya tepat di ultah saya yang ke 27 tahun, saya bisa memiliki rumah sendiri, berarti saya dan istri pindah² kontrakan selama 4 tahun(saya menikah umur 23 tahun dg penghasilan saya sebagai kuli proyek dengan upah harian sebesar 3.750 perak)..

Masih banyak sebenarnya yg ingin saya ceritakan, tapi karena buka puasa hari ini istri saya ga masak, jadi saya harus selesaikan status ini untuk hunting makanan buat persiapan buka puasa..😂

Intinya, jangan takut miskin dan kekurangan uang, sebab perasaan tersebut akan direspon oleh semesta sebagai permintaan(dianggap oleh Tuhan sebagai do'a)..

So, tdk penting apakah anda percaya atau tidak dengan apa yang saya ceritakan, sebab yang terpenting dari cerita saya adalah,


"Miliki mental kaya, jika anda ingin kaya, sering-seringlah memberi/berbagi kepada orang lain, jika anda sungguh-sungguh ingin Tuhan melimpahkan rejeki yang tiada henti dalam hidup anda.."

Rumus matematika soal bagaimana rejeki mengalir tiada henti dari pengalaman hidup saya sederhana,

Saya tambahkan berlipat-lipat rasa syukur, lalu saya kalikan dengan rasa bahagia, dan saya bagikan semangat hidup, cinta, dan kegembiraan saya kesebanyak-banyaknya orang yang hadir dalam hidup saya..

To Be Continue... (Part 3)

Let's Transform!


🙏

HGS

No comments:

Post a Comment

Abundance Race Day 29

 🏯 Materi Abundance Race 29🏯 🧘🏻‍♂️ RELATIVITAS WAKTU , KETENANGAN JIWA dan REZEKI 🧘🏻‍♀️ Pernah tidak mengalami, saat kita sedang dalam...