Sunday, April 25, 2021

Abundance Race Day 14

 πŸ― Materi Abundance Race 14 🏯


🧘🏻‍♂️ JANGAN MERUSAK SERVO YANG SUDAH SMOOTH🧘🏻‍♀️


Kemarin teman saya cerita bahwa temanya tertangkap polisi saat razia surat-surat kendaraan. Saya kurang jelas juga detil ceritanya, mungkin STNK nya mati, yang jelas ia harus mengeluarkan uang sekitar 350 ribu dan kendaraanya ditahan. Kemudian saya Tanya, biasanya berapa bayar perpanjangan pajak STNK, biasanya paling mahal sekitar 250 ribu.


Hmmm…, dugaan saya ini karena, ia menahan uang yang harusnya keluar,  ditahan-tahan karena urusan prioritas dan hitung-hitungan yang belum cukup. Saya tidak menyalahkan logika ini, faktanya memang logisnya begitu. Namun yang jarang difahami, rezeki itu seringkali diluar hitung-hitungan. Ketika membayar pajak kendaraan itu sudah menjadi kebutuhan maka bagaimanapun caranya uang itu akan ada. 


Masalahnya saat uang untuk pos itu ada, logika kita coba menggeser peruntukan uang itu untuk keperluan lain. Alasanya jelas karena takut kebutuhan lain gak terpenuhi. Padahal jelas setiap tahun wajib bayar urusan tersebut.


 Akibatnya…, ya suka tidak suka uang itu juga pasti akan keluar, bukan untuk menutupi kebutuhan lain, namun justru keluar untuk hal-hal yag tidak masuk hitungan kita, dalam kasus diatas ya ketangkap saat razia itu tadi..πŸ˜‚


Istri saya pernah cerita, sekarang dia ga mau ngirit uang belanja. Misal kalau dalam sehari harus keluar sejumlah nominal tertentu, maka dia akan mengeluarkan sejumlah itu. Pernah punya niat pingin ngirit, eh malah keluarnya lebih banyak, atau tetep keluar sejumlah nominal itu namun bukan untuk dinikmati bersama keluarga, malah keluar untuk keperluan orang lain..πŸ˜‚


Mendengar itu saya hanya mengangguk saja, saya membatin ini karena servo kebutuhan itu sudah berjalan otomatis, ketika servo itu dihalangi, maka dia akan mencari jalan keluar lainya.


 Memang Memahami servo mekanisme ini susah susah gampang, Kuncinya sebenarnya di keberserahan total, percaya bahwa Tuhan akan selalu memberikan jalan bagi kebutuhan kita, rezeki kita sudah dijamin oleh Nya.


Hanya saja sebagai manusia, kita sudah dicekoki dengan logika dan hitung-hitungan sehingga tingkat keberserahan berkurang.


 Nggak usah protes, saya juga dulu berpikir seperti itu, bahkan sampai sekarangpun pikiran pikiran itu sering mengganggu 🀭. Namun seiring waktu dan dengan latihan, logika mulai bisa menerima bahwa ada super logika yang lebih tinggi yang bisa mencukupi segala kebutuhan.


Dan  begitulah…, kalau habis ya minta sama Tuhan. Cukuplah Tuhan yang tahu kefakiran kita, jangan sampai orang lain tahu. Biarkan mereka tahunya kita punya, kita kaya. Sangkaaan mereka itu yang menjadi doa bagi kita. 


Jadi saat kita berdoa meminta pada Tuhan ada booster doa lain yang membantu kita tanpa kita sadari. Jadi bersyukurlah kalau anda dikira kayaπŸ˜‚, jangan marah....Aaminkan, rasa mereka terhadap anda adalah doa yang tulus tanpa mereka sadari.


 Sebaliknya saat kita hobi koar-koar saat kita sedang tidak punya. Orang lain paling banter cuman bisa bilang kasihan, membantu juga paling sekali dua kali, sedikit pula dan parahnya lagi sangka mereka terhadap kita itu juga jadi doa buat kita...πŸ˜‚πŸ˜‚


 ~Oke…

~ kembali ke servo mekanisme kebutuhan tadi. Awalnya membangun servo ini memang berat, sometime perlu berhutang dan sebagainya.


Waktu untuk membentuk servo mekanisme kebutuhan inipun sangat variatif, berbeda bagi setiap individu. Sampai akhirnya, nanti tanpa kita sadari, tanpa terlalu dipikirkan lagi saat harus memenuhi kewajiban kebutuhan itu, uangnya akan selalu ada untuk menutupi kebutuhan tersebut.


 Kalau sudah berjalan seperti itu, semuanya akan smooth, normal , hingga suatu ketika akan ada goncangan. 


Goncangan ini sebenarnya ujian sih kalau menurut hemat saya, kita masih berserah dan meyakini bahwa Tuhan akan memenuhi semua kebutuhan kita atau mulai ragu. Saat kita ragu, maka mulailah kita menggunakan logika kita, tunda dulu ah…, ngirit ah… dan sebagainya he he he (pengalaman pribadi wkwkwk)..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


 Dan…….. beberapa kali kejadian yang kami alami ternyata seperti itu… ya keluar juga…. malah tambah tekor karena keluar bukan pada peruntukanya.


KeSimpulanya… kalau sudah berhasil membuat sebuah servo mekanisme kebutuhan berjalan dengan smooth, Yang perlu dijaga adalah “Keberserahan”, bahwa Tuhan yang maha memberi rezeki, yang maha kaya pasti memenuhi kebutuhan kita.


Materi selesai...πŸ™πŸ™

〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️

No comments:

Post a Comment

Abundance Race Day 29

 πŸ― Materi Abundance Race 29🏯 🧘🏻‍♂️ RELATIVITAS WAKTU , KETENANGAN JIWA dan REZEKI 🧘🏻‍♀️ Pernah tidak mengalami, saat kita sedang dalam...