π― Materi Abundance Race 11 π―
MEMPERBESAR WADAH
Saya memperhatikan beberapa orang yang sulit sekali diajak belajar, malas membaca dan selalu tertidur justru disaat ada momen dimana banyak orang lain serius menyimak materi dari nara sumber sebuah acara seminar
Apakah tidak ada keinginan dari mereka untuk maju ?
Oh jelas ada. Bahkan kalau dilihat secara kuantitas kerja, seringkali mereka adalah pekerja keras. Siang malam bekerja, selalu berusaha mencari tambahan pendapatan, hingga seolah hampir tidak waktu lagi baginya untuk istirahat.
[22:50, 4/22/2021] IG - Bang Fahmi @Kurir Buku: Secara finansial boleh dikatakan mereka hampir selalu dalam kondisi yang besar pasak dari pada tiang. Kalaupun ada cukup uang, selalu saja ada kesialan dan kejadian yang memaksa uang mereka untuk habis untuk menutupi hal tersebut.
Analoginya ketika mereka mampu mengumpulkan air se ember, tak lama air itu akan tumpah dan hanya tersisa satu mangkuk kecil. Ketika mereka bisa mengumpulkan air 2 ember maka air itupun juga tumpah dan hanya menyisakan 1 mangkuk kecil air
Sebanyak apapun mereka mengumpulkan air….selalu saja ada kejadian yang membuat air itu tumpah dan menyisakan sedikit bagi kehidupan mereka.
[22:51, 4/22/2021] IG - Bang Fahmi @Kurir Buku: Saya juga memperhatikan diri saya sendiri. Saya termasuk orang yang rajin membaca dan sepertinya juga termasuk workaholicπ. Namun, saya juga pernah mengalami kejadian serupa. Air yang saya kumpulkan selalu tumpah dan menyisakan sedikit, bahkan seringkali tidak cukup untuk diminum sangking sedikitnya. Di lain waktu kadang saya benar-benar kesulitan mengumpulkan air, meskipun peralatan saya lengkap selalu saja ada hal yang menyebabkan air tidak kunjung saya peroleh.
[22:53, 4/22/2021] IG - Bang Fahmi @Kurir Buku: Jadi sepertinya bukan hanya factor “kerajinan” secara skill dan kerja fisik yang mempengaruhi perolehan air. Skill penting, rajin dan kerja fisik penting, Namun yang jauh lebih penting sepertinya adalah mempersiapkan “wadah” yang lebih besar di “rumah”. Wadah yang lebih besar ini penting, bukan sekedar untuk menampung lebih banyak justru yang lebih penting adalah untuk menghindari perasaan gelisah, cemas, takut akan tumpahnya air yang susah payah kita kumpulkan dari mana-mana.
[22:53, 4/22/2021] IG - Bang Fahmi @Kurir Buku: Tidak heran David Hawkins mangatakan; “Seringkali masalah finansial seseorang bukan karena kurangnya skill seseorang itu untuk mendapatkan uang, namun lebih pada level kesadaran didalam dirinya."
Dan ternyata apa yang diungkapkan David benar, saya pernah mengalaminya. “Level kesadaran” itulah “wadah” nya dan “diri” itu lah “rumah” bagi diri saya.
[22:57, 4/22/2021] IG - Bang Fahmi @Kurir Buku: Sebenarnya antara beberapa teman saya yang malas belajar namun rajin secara fisik dalam usaha dan saya yang rajin belajar dan pekerja keras juga adalah sama.
Sama- sama salah focus he he he. Saya rajin belajar mempelajari bidang keahlian saya dengan focus pada hasil. Saya berfikir jika saya semakin pandai dalam bidang saya maka pendapatan saya akan semakin baik. Dan Teman saya berpikir semakin banyak usaha dan rajin mencari kesana kemari maka hasilnya juga akan tambah banyak.
[22:57, 4/22/2021] IG - Bang Fahmi @Kurir Buku: Faktanya……he he he…, iya sih awalnya sepertinya….namun ujungnya juga selalu ludes seolah mengumpulkan air didalam wadah yang bocor. Capek jiwa, lelah raga, mati rasa. Kami rupanya adalah kumpulan orang yang salah memaknai “wadah”. Kami kira “wadah” adalah “skill” dan “etos kerja” ternyata bukan.
[22:58, 4/22/2021] IG - Bang Fahmi @Kurir Buku: Skill dan etos kerja ternyata adalah sekedar alat untuk “ngangsu” sekedar alat untuk “mengambil” bukan “wadah” untuk menyimpan. Wadah itu ternyata bukan sesuatu yang bersifat fisikal dan skill kerja ia lebih pada “makna” pada “level kesadaran”. Semakin tinggi “level kesadaran” maka semakin membesar pula “wadah”.
[23:00, 4/22/2021] IG - Bang Fahmi @Kurir Buku: Lalu apakah “level kesadaran” ?
Level kesadaran dalam hal ini adalah “Kemampuan untuk tidak melekat pada emosi-emosi tertentu. Kemampuan untuk tidak melekat pada hal-hal tertentu. Kemampuan untuk melepaskan diri dari kungkungan perasaan tertentu KECUALI PADA TUHAN ”.
[23:01, 4/22/2021] IG - Bang Fahmi @Kurir Buku: Peta Kesadaran
[23:02, 4/22/2021] IG - Bang Fahmi @Kurir Buku: Itulah sebabnya dari hasil penelitian David Hawkins pada Level kesadaran tertinggi yakni Level pencerahan, emosi yang dirasakan tidak bisa lagi didefinisikan dengan kata-kata tertentu dan disebutnya dengan emosi “Tak terlukiskan”.
[23:04, 4/22/2021] IG - Bang Fahmi @Kurir Buku: Semakin Tinggi level kesadaran seseorang, semakin mudah ia menyerahkan ‘ego’ dirinya ke dalam ‘ego’ yang jauh lebih berkuasa yakni ‘ego’ Tuhan.
Konsekwensi dari pelepasan ‘ego’ diri inilah yang membuat sensasi ‘plong’ dalam dirinya, menaikkan level energinya dan melembutkan vibrasi yang dipancarkanya. Akibatnya sebagaimana yang telah dijanjikan Tuhan maka nikmat (rezeki) Nya akan ditambahkan-Nya.
[23:04, 4/22/2021] IG - Bang Fahmi @Kurir Buku: Saat ini banyak sekali ilmu-ilmu dibagikan secara gratis tentang memperbesar “wadah”. Kita hanya perlu memilih dan memilah lalu melakukan proses restorasi ataupun meng-upgrade “wadah” kita masing-masing. Selamat memperbesar “wadah” semoga berkah.
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
[23:06, 4/22/2021] +62 857-4774-0749: Aamiin....
[23:26, 4/22/2021] +62 899-9757-284: Aamiin πππππππ

No comments:
Post a Comment